Viral! Pasar Malem Tjap Toendjoengan 2026, Destinasi 'Hidden Gem' Wisata Malam Surabaya yang Wajib Dikunjungi
23 Mei 2026 | 21.00 WIB 📍 Surabaya
Oleh – Dini Chairun Nisa, Editor – Dini Chairun
Sejak sore hingga malam hari, ribuan masyarakat dari Surabaya dan daerah sekitar memadati area outdoor untuk menyaksikan beragam pertunjukan budaya yang menjadi daya tarik utama. Mulai dari atraksi Reog Ponorogo, Kolosal Dance, hingga drum light show berhasil menghibur para pengunjung yang datang bersama keluarga maupun teman-teman. Keseruan malam itu ditutup dengan pesta kembang api spektakuler yang menghiasi langit Grand Pakuwon dan menjadi spot favorit warga untuk berburu foto estetik di media sosial. Alunan musik tradisional yang terus mengiringi acara juga membuat suasana akhir pekan terasa semakin hangat, meriah, dan penuh kenangan.
Salah satu pengunjung asal Waru, Sidoarjo, bernama Alifia mengaku sangat terkesan dengan konsep acara tersebut. Saat ditemui di tengah keramaian, ia mengatakan, "Menurut saya menarik si, baru kali ini ada event beginian tapi gratis, jadi cocok banget buat opsi liburan ke Surabaya bersama keluarga maupun teman-teman. Di sini juga banyak tenant makanan, jadi kita nggak perlu takut kelaparan sambil menikmati pertunjukan," ujar Alifia dengan antusias kepada tim redaksi.
Tidak hanya menyuguhkan hiburan dan makanan, event ini juga menyediakan berbagai aktivitas menarik seperti Batik Corner, Kids Craft, hingga lomba fotografi yang cukup diminati kalangan anak muda. Bagas selaku perwakilan panitia menjelaskan bahwa tujuan utama penyelenggaraan acara ini adalah untuk menghidupkan kembali budaya khas Surabaya melalui konsep pasar malam modern yang lebih dekat dengan generasi sekarang. Ia juga menyebutkan bahwa persiapan tahun ini dilakukan jauh lebih matang demi menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung, terutama saat akhir pekan ketika jumlah masyarakat yang datang meningkat sangat drastis.
Menurut Bagas, "Kami ingin memberikan pengalaman berbeda di mana pengunjung bisa belajar budaya sekaligus menikmati hiburan masa kini dalam satu tempat yang nyaman," ujarnya saat memberikan keterangan terkait operasional acara. Untuk mendukung kelancaran acara, pihak penyelenggara turut menyediakan fasilitas tambahan serta pengaturan arus pengunjung agar area tetap kondusif meskipun dipadati ribuan orang setiap malamnya. Kehadiran Outdoor Carnival di kawasan Food Junction pun menjadi salah satu magnet utama yang membuat event ini ramai diperbincangkan dan viral di berbagai platform media sosial.
Bagi warga yang belum sempat datang, Pasar Malem Tjap Toendjoengan masih akan berlangsung hingga penghujung Mei dengan jadwal pertunjukan yang berbeda setiap harinya. Lokasinya yang berada di kawasan Surabaya Barat juga mudah diakses, ditambah area parkir yang luas sehingga memudahkan pengunjung dari berbagai daerah untuk datang. Tingginya antusiasme masyarakat terhadap acara ini menunjukkan bahwa ruang hiburan publik yang memadukan budaya, wisata kuliner, dan rekreasi keluarga masih sangat diminati karena mampu memberikan pengalaman yang menyenangkan dengan biaya terjangkau.
Menjelang berakhirnya rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Surabaya, Pasar Malem Tjap Toendjoengan di Food Junction Grand Pakuwon diharapkan dapat meninggalkan kesan mendalam bagi setiap orang yang hadir. Pengunjung pun disarankan membawa kamera atau ponsel terbaik agar tidak melewatkan momen pesta kembang api dan pertunjukan budaya yang jarang bisa dinikmati secara gratis di Surabaya. Event ini menjadi salah satu destinasi wisata malam yang paling ramai dibicarakan dan banyak dicari masyarakat selama perayaan HJKS tahun ini.

Komentar
Posting Komentar