Semarak ‘Rujak Uleg’ di Surabaya Expo Center: Rayakan HJKS ke-733
Semarak ‘Rujak Uleg’ di Surabaya Expo Center: Rayakan HJKS ke-733
TujuNews, SURABAYA – Kemeriahan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 mencapai puncaknya dalam gelaran Festival Rujak Uleg yang berlangsung di Surabaya Expo Center (SUBEC) pada Sabtu malam (09/05/2026). Festival rujak uleg tahun ini sukses menyulap kawasan SUBEC menjadi lautan manusia yang antusias mencicipi kuliner khas Kota Pahlawan.
Tahun ini, ‘Rujak Uleg' tampil beda dengan mengambil inspirasi dari gegap gempita menyambut Piala Dunia 2026. Atmosfer sepak bola terasa kental di setiap sudut lokasi, mulai dari dekorasi tiap booth, dresscode panitia, hingga peragaan busana yang menampilkan kostum bola kreatif. Sebanyak 136 tim yang terdiri dari komunitas, instansi pemerintah, hingga sektor swasta turut berkompetisi menyajikan racikan rujak uleg terbaik mereka.
Acara resmi dibuka tepat pada pukul 19.00 WIB oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, yang hadir didampingi oleh sang istri. Kehadiran orang nomor satu di Surabaya tersebut disambut riuh oleh ribuan warga yang telah memadati area sejak sore hari.
Sebelum prosesi mengulek rujak bersama dimulai, pengunjung disuguhi berbagai hiburan menarik, di antaranya, pertunjukan musik dan nyanyi bersama, fashion show bertema bola, parade dari tiap tenant peserta festival.
Pemilihan SUBEC sebagai lokasi baru memberikan kesan tersendiri bagi para pengunjung. Meski area dianggap lebih luas dibandingkan lokasi sebelumnya di Kya-Kya, membludaknya jumlah pengunjung membuat suasana malam itu menjadi sangat padat.
Ayen (23), salah satu warga Surabaya yang hadir di lokasi, membagikan pengalamannya mengikuti festival tahun ini. Baginya, edisi kali ini terasa jauh lebih meriah namun sekaligus sangat padat.
"Ini kedua kalinya saya ikut Festival Rujak Uleg. Sekarang di SUBEC makin ramai karena tempatnya lebih luas, tapi jujur ini yang paling crowded. Makin malam makin sempit ruang geraknya, sampai susah buat balik," ungkap Ayen
Meski harus berdiri sejak pukul 16.00 WIB demi mendapatkan posisi strategis di dekat panggung utama, ia mengaku tetap menikmati keseruan acara, terutama saat momen pembagian rujak gratis. "Seru rasanya mengantre bareng-bareng, apalagi pas dapat rujak gratis dari panggung center. Walaupun nunggunya lumayan lama dari jam 4 sore sampai acara mulai jam 7 malam, semuanya terbayar pas puncak acara bareng Pak Eri."
Festival Rujak Uleg 2026 tidak hanya menjadi ajang pelestarian kuliner lokal, tetapi juga menjadi bukti solidaritas warga Surabaya dalam menyambut perayaan kota sekaligus demam olahraga dunia yang sebentar lagi menyapa.

Komentar
Posting Komentar